Sabtu, 15 Desember 2012

Tips Menanam Tomat Cherry di Pot

Tips Menanam Tomat Cherry di Pot

tomat cherry


Tomat merupakan salah satu sayuran yang populer ditanam di pekarangan rumah dan dapat berbuah sepanjang tahun. Jika tidak memiliki pekarangan, tidak perlu khawatir karena Anda bisa menanam tomat di pot.

Salah satu jenis tomat yang populer dan sering ditanam di pot adalah tomat cherry. Selain bentuknya yang mungil, tomat cherry juga lezat jika dicampurkan dalam salad.

Berikut tips menanam tomat cherry di pot:

1. Taruh pot tanaman tomat cherry di lokasi yang terkena cahaya matahari namun terlindung dari angin kencang. Angin kencang dapat merusak dan merontokkan daun, mematahkan batang, menghancurkan bunga, dan merontokkan buah. Tomat cherry tumbuh paling baik pada suhu 21,1 – 26,6 derajat Celcius.

2. Beri kandang tomat di sekitar tanaman tomat yang masih muda. Kandang tomat bisa dibuat dari kawat dan harus memiliki ruang yang cukup antar kawat untuk tangan Anda. Menumbuhkan tomat cherry di pot yang diberi kandang memungkinkan tanaman untuk tumbuh secara alami tanpa harus dipangkas. Selain itu, kandang juga dapat menghindarkan tanaman dari predator seperti siput.

3. Siram tanaman tomat cherry setiap kali tanah terlihat mulai mengering. Tuangkan air di atas tanah hingga mengalir keluar dari bagian bawah pot. Dengan cara ini bukan daun yang dibasahi, melainkan tanah yang mendapatkan tambahan air. Daun yang basah dalam jangka waktu lama dapat memicu busuk daun dan tanaman lebih mudah terpapar penyakit. Jika cuaca kering dan panas, tanaman mungkin perlu disiram setiap hari.

4. Beri pupuk yang larut dalam air sesegera mungkin setelah tanaman ditempatkan di dalam pot. Campur 2 sdm pupuk NPK 5-10-5 ke dalam tiga liter air. Tuangkan campuran pupuk di tanah di sekitar tanaman. Beri pupuk lagi ketika tomat pertama kali muncul, kemudian dua minggu setelah tomat pertama matang, dan satu bulan setelahnya.

5. Panen tomat cherry ketika sudah matang dan kulit masih terasa kencang. Tomat cherry siap untuk disantap.

CARA MENYIRAM TANMAN YANG BENAR

CARA MENYIRAM TANMAN YANG BENAR

menyiram

Pada musim kemarau, tanaman terutama yang berada di pekarangan membutuhkan penyiraman. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti waktu penyiraman yang sudah diketahui banyak orang.

Umumnya penyiraman dilakukan pada pagi atau sore hari. Ada hal lain yang kadang terlupakan, yaitu kondisi air. Jika penyiraman menggunakan air PAM, endapkan dahulu selama semalam. Hal ini dikarenakan pada air PAM terdapat mineral tertentu yang harus dinetralkan.

Selain itu, meskipun kondisi tanaman sudah sangat kering, kita tidak boleh menggenangi tanaman lebih dari 12 jam karena akan menyebabkan pembusukan akar. Penyiraman yang berlebihan juga memicu pemadatan media tanam. Akibatnya daun akan menjadi rontok.

Jumat, 14 Desember 2012

Penyebab Pohon Durian Tak Kunjung Berbuah

Penyebab Pohon Durian Tak Kunjung Berbuah

buah durian

Masalah ini sering sekali timbul, bertahun-tahun durian tak berbuah. “Jangan-jangan durian jantan?” Tidak seperti itu. Ada beberapa faktor yang membuat tanaman durian tidak berbuah, di antaranya :

KURANG MENDAPAT SINAR MATAHARI

Idealnya, durian membutuhkan sinar matahari penuh selama 8-12 jam sehari. Untuk mengatasinya, cukup mengatur jarak tanam dari kemungkinan bangunan yang menghalangi penyinaran matahari.

KONDISI TANAH

Jenis tanah dan kesuburannya juga mempengaruhi pembuahan durian. Jenis tanah yang cocok adalah tanah lempung berpasir.

ASAL BIBIT

Bibit dan umur tanaman tidak jelas. Di alam, tanaman durian baru berbuah setelah umur 10 - 12 tahun. Untuk durian lokal yang telah dibudidayakan butuh waktu 8 tahun. Durian unggul Monthong dan Chanee (Thailand) serta Mdur (Malaysia) hanay butuh waktu 5 tahun.

KETERSEDIAAN AIR

Penyiraman tanaman perlu diatur jika kondisinya sangat kekeringan. Sebaliknya, jika kondisi tanahnya terlalu lembap perlu dibuatkan saluran drainase (selokan) di sekeliling tanaman untuk mengurangi kelembapan tanah.

GAGAL PENYERBUKAN

Faktor kegagalan pembungaan dan penyerbukan juga bisa membuat durian tidak berbuah, karena bunga dan bakal buah rontok. Masalah ini dapat diatasi dengan menambah unsur hara dan pupuk organik (pupuk kandang). Kekurangan unsur fosfor, kalium, dan unsur mikro, serta kelebihan unsur nitrogen menyebabkan kegagalan pembungaan dan penyerbukan. Penambahan pupuk SP-36, KCl dan pupuk mikro pada saat pemupukan akan mengatasi masalah tersebut. Sementara itu, pupuk organik merupakan salah satu sumber unsur mikro.

MUSIM

Tanaman durian mulai berbuah biasanya setelah melewati masa kering 2-3 bulan berturut-turut dan m

Inilah Tanaman Rumah Berdasarkan Manfaatnya

Inilah Tanaman Rumah Berdasarkan Manfaatnya

rumah asri

Fungsi tanaman bukan sekedar memenuhi unsur keindahan. Lebih dari itu, tanaman juga bermanfaat untuk kebersihan lingkungan. Penerapannya juga tak sulit, karena tidak harus memenuhi syarat lahan yang sangat luas. Dalam media pot untuk lahan mungil, fungsi ini pun bisa terpenuhi.

Nah, bila Anda masih kebingungan menanam jenis tanaman yang tepat di sekitar rumah, berikut ini referensi delapan jenis tanaman untuk Anda dilihat dari sisi manfaatnya:

Penyerap polutan

Untuk tanaman yang Anda butuhkan untuk menyerap polutan, Anda bisa menanam Sanseviera, Philodendron, Ivy, Chrysanthemum, Paku Boston, Sinti Belanda, dan Beringin.

Peredam bunyi

Untuk meredam bising, Anda bisa memanfaatkan tanaman peredam bunyi seperti Bambu Jepang atau Dolar (Ficus pumila). Tanaman jenis ini cocok sebagai penghias pagar atau di halaman dan teras.

Pewangi

Tanaman pewangi bisa Anda dapatkan dari Kaca Piring, Sedap Malam, Kua Hua (Osmanthus fragrans), dan Cestrum.

Rempah

Untuk tanaman rempah, Anda bisa menanam kunyit, kencur, lengkuas, kayu manis, atau lada.

Peneduh

Sebagai fungsi utama, tanaman peneduh Anda bisa dapatkan dari pohon Kersen, Buni, Janda Merana, atau Trembesi. Selain kokoh menjaga tanah, tanaman ini menjadi penyejuk dari panasnya matahari dan cuaca.

Pengusir serangga

Untuk mengusir serangga, Anda bisa menanam Sereh, Lavender, Ketimun, Geranium, atau Chrysantemum.

Tanaman hias

Sebagai hiasan, Anda bisa menanam beberapa pohon populer seperti Kaktus, Sirih Belanda, Aglonema, Mawar, dan Sedap Malam.

Kebun sayur

Jenis ini lebih bermanfaat lagi. Selain lebih asri, Anda pun bisa memanfaatkan tanaman ini untuk dikonsumsi langsung untuk kebutuhan sehari-hari seperti sawi, cabe, brokoli, kangkung, bayam, atau tomat.

Nah, sekarang tinggal tentukan pilihan Anda!

(Editor: Latief; Sumber: iDEA)

INILAH JENIS TANAMAN PENGHILANG BAU BADANMU

JENIS TANAMAN PENGHILANG BAU BADANMU

kecombrang

Bau badan adalah problem kesehatan yang menjadi hal yang membuat gelisah seseorang apabila harus berhubungan dengan orang lain. Hal tersebut bisa membuat kita menjadi tidak percaya diri alias minder dalam melakukan aktivitas terutama apabila aktivitas kita selalu berkomunikasi dengan lain.

Maka solusi yang biasa kita lakukan adalah dengan membeli penghilang bau yang banyak tersebar di pasaran. Padahal belum tentu bahan tersebut aman untuk badan kita terutama kulit.

Dalam kesempatan ini saya akan posting info kesehatan berkaitan dengan beberapa tanaman yang dapat menghilangkan bau badan kita. Silakan simak dan semoga bermanfaat.

1. Daun Beluntas (pluchea indica)

beluntas

Di depan rumah tempat saya tinggal ada daun beluntas. Saya sering minum air perasan daun beluntas bila tekanan darah saya tinggi. Tapi tanaman yang biasa ditanam sebagai tanaman pagar dan mempunyai sifat khas berbau langu dan rasanya getir ini bisa juga menghilangkan bau badan. Karena daun dan bunga beluntas memiliki kandungan alkali yang berfungsi sebagai antiseptic. Daun beluntas memiliki kandungan kimia antara lain, kalsium, lemak, besi, fosfor, vitamin A dan C, dan amino (leusin, isoleusin, triptofan, treoin).

Aturan atau cara pakai sebagai berikut: Bisa dikonsumsi menjadi lalap mentah atau dikukus. Boleh juga minum airnya setelah direbus.

Efek samping daun Beluntas: dapat menurunkan suhu tubuh dan mendinginkan badan, dengan begitu banyak keringat yang keluar dan suhu tubuh menjadi turun.

2. Daun Sirih (piper betle)

daun sirih

Tahu daun sirih? Kita tahu daun sirih sudah lama terkenal memiliki khasiat sebagai antiseptic. Daun sirih juga memiliki kandungan zat-zat aktif yang dapat "membasmi" bau badan yang penyebabnya adalah jamur dan bakteri. Di dalam daun sirih mengandung zat kimia di dalam minyak atsirinya, antara lain: zat samak, kavikol, kadinen, seneol, eugeol, dan karvakol.

Adapun aturan pakainya adalah sebagai berikut: Rendam beberapa helai daun sirih ke dalam air panas. Setelah dingin air rendaman daun sirih tersebut diminum. Bisa juga dengan cara daun sirih ditumbuk halus bersama kapur sirih dan dioleskan di ketiak yang berbau.

3. Daun kemangi (ocimum ×citriodorum)

kemangi

Daun kemangi memiliki kandungan antiseptic. Cara pakainya untuk menghilangkan bau badan adalah daun kemangi dilalap mentah. Kalau di sea food biasanya menjadi pelengkap lalap pecel lele.

Efek samping daun kemangi dapat meningkatkan selera makan. Jika dikonsumsi 1 genggam pagi dan sore selama masa haid maka BB yang sering menghinggapi perempuan haid akan berkurang.

4. Rimpang Temulawak (curcuma xanthorrhiza)

temulawak

Rimpang Temulawak memiliki kandungan kimia antara lain: minyak atsiri, sapomin, flavioinoida. Aturan dan cara pakai adalah rebusan rimpang temulawak diminum setelah diiris halus, air perasan temulawak parut yang ditambahkan sedikit madu. Parutan rimpang temulawak dapat juga dibalurkan ke seluruh tubuh hingga mengering.

5. Bunga Kecombrang (nicolaia sp.)

kecombrang

Bunga Kecombrang (nicolaia sp.) memiliki kandungan polifenol Sapomin, dan flavoinoida. Aturan dan cara pakai: Masak daun muda dan bunganya dan makan sebagai teman lauk. Di beberapa daerah bunga Kecombrang (nicolaia sp.) dimasak sebagai sayur lodeh.

6. Jeruk Nipis (citrus aurantifolia)

jeruk nipis

Cara pakai: Air perasan jeruk nipis dicampur kapur sirih dibalurkan di ketiak.

7. Jeruk Purut (citrus × hystrix)

jeruk purut

Adapun cara pakai: Minum sari campuran kulit jeruk purut dengan sebatang kencur dihaluskan bersama dengan air secukupnya.

8. Ketimun (cucumis sativus)

ketimun

Aturan pakai: Gosokkan sari buah ketimun muda ke ketiak setiap selesai mandi.

9. Jahe (zingiber officinale)

jahe

Mayoritas orang India percaya kalau rajin mengkonsumsi Jahe bisa membuat badan sesorang menebarkan aroma sedap. Menurut Pen Chao Cing dari kaisar Shen Nong (3000 SM), jahe segar dapat dapat menghilangkan bau badan sekaligus mendekatkannya pada aura spiritual.

Cara pakai: diminum sebagai wedang jahe.

Demikian beberapa tanaman yang dapat menghilangkan bau badan anda. Dan tak ada salahnya bila anda pun mulai sekarang melengkapi koleksi tanaman rumah dengan tanaman-tanaman obat bermanfaat seperti ini. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk anda.

Tanaman Hias Apakah Yang Digemari?

Tanaman Hias Apakah Yang Digemari?

teratai

Tanaman air kerap dipakai untuk mempercantik taman yang memiliki kolam pancuran, kolam air tenang, kolam rendam menyerupai rawa-rawa, atau air terjun dinding. Apa saja tanamannya yang cocok? Berikut adalah 8 jenis tanaman air yang paling banyak digunakan untuk mempercantik tampilan taman.

1. Enceng gondok (Eichornia crassipes)

enceng gondok

Enceng gondok termasuk tanaman air mengapung. Batang daunnya menggembung, hijau berbentuk bulat dengan diamter 5-15 sentimeter. Tumbuhnya tegak ke atas dengan bentuk bunga mirip dengan anggrek. Tumbuhan ini tumbuh secara berkelompok pada tangkai bunga setinggi 20-35 sentimeter.

Enceng gondok tumbuh sangat cepat dan sering memenuhi permukaan air. Tanaman ini dikategorikan gulma karena mengganggu ketersediaan oksigen air. Untuk menempatkan enceng gondok, Anda harus rajin menyaringnya bila sudah terlalu banyak memenuhi air.

2. Water lily (Nymphaea lotus)

water lily

Jenis ini termasuk deep water aquatic plants. Akarnya tertanam pada lumpur kolam. Daun dan bunganya muncul dengan indah di permukaan air dengan warnanya yang putih, kuning, ungu, dan merah jambu. Bentuk daunnya bulat berlapis lilin pada permukaannya.

3. Apu-apu (Pistia stratiotes, Pistia crispata)

apu-apu

Tanaman ini hidup mengapung di permukaan air dengan daunnya berwarna hijau tersusun secara melingkar dan bertumpuk-tumpuk. Permukaan daun ditumbuhi bulu-bulu halus yang memberi tekstur seperti beludru. Akar serabutnya berwarna putih, dapat menggantung sampai 30 sentimeter di bawah permukaan air. Tanaman ini sama sekali tak butuh perawatan, cukup diletakkan di permukaan air, maka tanaman ini akan memproduksi anakan.

4. Star Grass (Dichromena colorata)

stargrass

Sekilas penampilannya seperti rumput biasa. Daun dan batang bunganya sempit dan memanjang. Bunganya berbentuk unik dengan warna putih kecoklatan, sementara kelopak bunganya panjang berwarna putih dengan ujung berwarna hijau. Penampilan keseluruhan bunga dan kelopaknya berbentuk seperti bintang yang dapat memberi tambahan cahaya pada kolam atau taman air.

5. Calla lily (Zantedeschia aethiopica)

callalilym

Tanaman ini seolah terbuat dari lilin, berbentuk corong berwarna putih dengan putik kuning cerah. Bunga ini juga memiliki keharuman nan lembut. Tanaman ini cenderung tumbuh lebih tinggi bila kurang mendapat cahaya matahari.

6. Pisang air (Typhonodorum lindyeyanum)

pisang air

Seperti namanya, penampilan tanaman ini seperti pohon pisang namun berpadu dengan daun talas. Pisang air memiliki sosok yang kokoh dengan mencapai ketinggian 4 meter. Daunnya berbentuk oval dengan panjang sampai dengan 1,5 meter. Tepiannya berdaun gelombang, tersusun melingkar membentuk tajuk simeteris.

7. Seledri air (Oenanthe javanica)

seledri air

Bentuk daunnya oval dengan tepian bergerigi, mirip dengan daun seledri. Panjang daunnya 2-5 sentimeter, menebarkan aroma mirip aroma wortel. Warna yang mendominasi dari daunnya adalah hijau muda dengan sentuhan merah jambu dan putih.

8. Papyrus payung (Cyperus alternifolius, Cperus involucratus)

cyperus papyrus

Tumbuh berkelompok, batang tanaman ini berbentuk segitiga dengan ketinggian 0,9-1,8 meter. Ujung batangnya tumbuh kurang lebih 24 helai kelopak bunga menyerupai daun dan tersusun seperti jari-jari roda. Setiap helai kelopaknya memiliki panjang 15-30 sentimeter dan lebar 1-1,5 sentimeter.

Sumber: Kompas.com

Tips Supaya Tanaman Tidak Terlantar Ditinggal Berlibur

Tips Supaya Tanaman Tidak Terlantar Ditinggal Berlibur

taman asri

Bagi Anda pecinta tanaman tentunya mendapati tanaman kesayangan Anda yang layu karena ditinggal berlibur tentu bukan hal yang Anda inginkan. Untuk itu, sebelum meninggalkan rumah sebaiknya Anda perlu melakukan beberapa treatment khusus untuk tanaman kesayangan, berikut ini:

1. Setiap tanaman sebetulnya memiliki karakter berbeda dalam mempertahankan hidupnya, tanaman berdaun tebal seperti cocor bebek atau sansiviera (lidah mertua) merupakan tanaman yang lebih tahan tanpa penyiraman. Sedangkan tanaman yang berdaun tipis biasanya lebih rentan dan perlu perawatan maksimal.

2. Untuk mencegah tanaman cepat layu, pemindahan tanaman ke tempat yang lebih teduh merupakan salah satu hal yang bisa Anda terapkan sehingga penguapan karena terpapar sinar matahari bisa berkurang dan cadangan air tidak mudah habis.

3. Cadangan air tentu tak akan mencukupi jika tanaman ditinggalkan selama berhari-hari. Karenanya Anda juga bisa menyiasati dengan melapisi media tanam paling atas dengan moss atau sabut basah hal ini bisa dipertimbangkan untuk memperlambat laju penguapan, di samping itu cadangan air yang terdapat pada sabut atau moss basah ini juga bisa menetes dan melembabkan media tanam.

4. Hal lain yang bisa dilakukan adalah Anda bisa menerapkan sistem irigasi tetes dengan konsep lebih manual, sehingga tidak perlu peralatan yang rumit dan sulit. Bekas infusan bisa Anda pergunakan untuk menyalurkan air agar menetes sedikit demi sedikit pada media tanam.

Sekembali dari Berlibur

Setelah pulang dari berlibur, memperhatikan tanaman secara seksama menjadi penting agar taman tidak terlantar. Sebagai makhluk hidup, jika meninggalkan tanaman hingga berhari-hari atau bahkan seminggu lamanya riskan mengalami layu.

Menurut Assesor yang juga Co Founder dari Green Building Council Indonesia (GBCI) Ning Purnomohadi, perlu dilakukan perawatan khusus agar mereka bisa tetap hidup. Misalnya, Anda harus menyiram secara perlahan dengan volume air secukupnya.

"Jangan sampai berlebihan hal ini akan mengakibatkan tanaman mati karena stres," tuturnya kepada Okezone pada Sabtu (25/8/2012).

Lakukanlah penyiraman secara perlahan dan betul-betul meresap pada tanaman. Namun, seandainya tanaman Anda telah mengalami kelayuan permanen tidak ada cara yang lebih baik selain mengganti tanaman kesayangan.

Sumber: Okezone.com (dengan perubahan).