Tampilkan postingan dengan label Artikel Tanaman Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Tanaman Pertanian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 April 2013

TANAMAN YANG COCOK DITANAM DIHALAMAN RUMAH


Sebagai pemilik rumah sudah barang tentu kita menginginkan suasana rumah kita terasa sejuk, segar, nuansa hijau, subur, adem (jawa) dan terkesan indah. Dari semua itu kita perlu memikirkan bahwa untuk membuat itu semua pastilah harus mengusahakan agar kondisi rumah kita seperti itu, maka dari itu ada beberapa tips agar rumah kita selain nyaman kita tempati juga enak dipandang oleh orang lain. 



Ada beberapa cara agar rumah kita terkesan seperti yang kita sebutkan diatas, diantara solusi yang pertama adalah dengan ditanami pepohonan.

Kita gunakan dulu daya imanijasi kita dalam membuat suasana rumah kita menjadi rumah yang sangat nyaman, dengan memilih jenis jenis tanaman / tumbuhan / pepohonan yang cocok untuk rumah kita. Kami telah mencatat beberapa jenis pohon yang cocok untuk ditanam di rumah kawasan sekitar rumah, dan lebih jelas lagi ada beberapa pohon yang masuk dalam kategori jenis tanaman langka / perlu dilestarikan keberadaannya. 

1. Tanaman pohon / tumbuhan untuk halaman depan.

Ada jenis pepohonan yang kita manfaatkan selain karena rindang juga dapat kita ambil buahnya, sehingga ketika pohon ini sudah besar dan menghasilkan buah buah, akan semakin menambah daya tarik rumah kita semakin menarik dan nyaman untuk ditempati (tambah kerasan). Jenis jenis pepohonan itu antara lain :



2. Untuk halaman depan atau tengah seperti teras, pendopo dgn tanaman pendek seperti :


Anthurium, Aglonema, Adenium, Euphorbia, Pachypodium dan Philodendrum dan lain sebagainya

3. Tanaman pohon / tumbuhan di area belakang rumah.

Kami pilihkan jenis tumbuhan kesehatan yang mana selain menjadikan fungsi kesegaran rumah juga bisa dimanfaatkan untuk kesehatan secara alamiah. Berikut jenis tanaman itu :


Itulah tadi tanaman yang dapat kita tanam di kawasan rumah kita, yang dapat kita mnafaatkan selain hanya untuk tingkat kesejukan dan kerindangan rumah kita, namun bisa juga kita ambil manfaatnya dari sisi lain seperti dari buahnya dan juga dapat kita manfaatkan untuk keperluan obat-obatan. 

Semoga bermanfaat.

Senin, 18 Februari 2013

TEKNIK MENANAM CABAI RAWIT DALAM POT


Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) dapat ditanam di dataran tinggi maupun rendah, pH 5-6. Tumbuh di Indonesia dan juga tumbuh di berbagai negara, populer sebagai bumbu masakan di negara-negara Asia Tenggara, dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Thai pepper atau bird's eye chili pepper. Buah cabai rawit berubah warnanya dari hijau menjadi merah saat matang. Meskipun ukurannya lebih kecil daripada varitas cabai lainnya, ia dianggap cukup pedas karena tingkat kepedasannya mencapai 50.000 - 100.000 pada skala Scoville (ukuran tentang pedasnya Cabai.)



Ada baiknya penggemar cabai rawit mencoba menanam sendiri di pekarangan atau dalam pot, kaena ada saatnya harga cabai rawit melambung sampai Rp 120.000 per kg seperti saat ini (Januari 2011) dan ada kalanya pula harga cabai rawit anjlok sampai-sampai petani cabai membiarkan cabai membusuk tanpa dipanen karena harga jual tidak menutupi biaya panen.

Cara budidaya cabai skala rumah tangga bisa anda lihat disini:

Siapkan media tanam dari campuran tanah dan pupuk kandang/kompos dengan perbandingan 3 : 1.
Semailah benih cabai dalam polybag kecil 2 atau 3 biji tiap polybag, tutup tipis dengan media tanam.
Setelah bibit memiliki 5-6 helai daun (umur 21 - 30 hari), bibit bisa di tanam pada pekarangan atau pot/polybag yang lebih besar.
Setelah sekitar 2 bulan cabai sudah bisa dipanen.
Silakan download artikel ini:

Minggu, 27 Januari 2013

BUDIDAYA BAWANG MERAH

bawang merah adalah bumbu dasar untuk masakan. Bawang merah ini juga berfungsi sebagai obat penyakit tertntu.. sehingga banyak yang bududaya bawang merah.. namun kini para petani terjadi masalah. Dengan terjadinya krisis, pupuk menjadi mahal bahkan ada yang naik 3 kali llipat sehingga petani tidak mampu membelinya. Biaya untuk bertanam menjadi semakin tinggi sedangkan hasilnya makin berkurang. Kerugian selalu terjadi sehingga membuat kami harus mementukan pilihan jalan keluar.
Oleh karena itu sekarang mungkin lebik baik untuk menanam bawarng merah secara organik

Menanam Bawang Merah Secara Organik
1. Tanah dicangkul agak dalam dan rumputnya diambil (kebruk kalet: bahasa petani Batu), selanjutnya digulut dengan lebar 80 cm.
2. Guludan ditaburi pupuk kandang
3. Pupuk kandang ditutup dengan tanah dan permukaan guludan dibuat rata. Pada musim penghujan permukaan guludan dibuat agak lebih tinggi agar tidak terendam air hujan. Tinggi guludan pada musim kemarau 30 cm dan musim hujan 40 cm.
4. Bibit yang sudah siap kemudian ditanam pada guludan (diponjo) dengan jarak 20 cm, kemudian ditutup menggunakan daun pahit-pahitan (daun yang rasanya pahit).
5. Tahap selanjutnya adalah penyiangan, menggemburkan tanah dan menguruk tanaman tipis-tipis sesuai dengan pertumbuhan tanaman.
6. Pemberantasan hama dan penyakit menggunakan rendaman daun pahitan dan bawang putih.
7. Setelah cukup umur tanaman dicabut, diikat dan selanjutnya disiger.
Hasil yang Diperoleh
1. Penanaman pada waktu musim kemarau (dengan disiram), dengan bibit sebanyak 15 kg menghasilkan panen sebanyak 60 kg.
2. Penanaman pada musim hujan, dengan bibitsebanyak 50 kg menghasilkan panen sebanyak 200 kg.
Kendala dan Manfaat
Selama proses penanaman berlangsung selalu dibayangi keraguan karena seolah-olah menentang arus, meskipun dengan sistem pertanian organik berarti mengikuti hukum alam.
Paguyuban belum mampu memasarkan hasil panen sehingga terpaksa saya menjualnya seharga produk konvensional.

Kesimpulan
Bertani dengan sistem organik harus titen dan telaten sehingga pasti panen. Dengan sistem pertanian organik biaya yang dikeluarkan rendah, pengerjaan tanah mudah karena gembur. Sudah waktunya petani beralih sistem, meninggalkan sistem konvensional yang merugi dan merusak lingkungan, dengan sistem pertanian organik yang lestari.
Semoga bermanfaat

Sabtu, 26 Januari 2013

PENANAMAN DAN PERAWATAN TANAMAN KAKAO



Kakao, merupakan salah satu perkebunan yang berpeluang besar keuntungan berlipat ganda, oleh karena itu perkebunan ini diminati oleh banyak petani. Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka perlu beberapa cara mengenai pembibitan dan perawatan tanaman kakao ini. Untuk itu berikut adalah cara penanaman dan perawatan kakao.
1.pembibitan
· Biji kakao untuk benih diambil dari buah bagian tengah yang masak dan sehat dari tanaman yang telah cukup umur Sebelum dikecambahkan benih harus dibersihkan lebih dulu daging buahnya dengan abu gosok
· Karena biji kakao tidak punya masa istirahat (dormancy), maka harus segera dikecambahkan
· Pengecambahan dengan karung goni dalam ruangan, dilakukan penyiraman 3 kali sehari
· Siapkan polibag ukuran 30 x 20 cm (tebal 0,8 cm) dan tempat pembibitan
· Campurkan tanah dengan pupuk kandang (1 : 1), masukkan dalam polibag
2. Tanam Bibit
· Pada saat bibit kakao ditanam pohon naungan harus sudah tumbuh baik dan naungan sementara sudah berumur 1 tahun
· Penanaman kakao dengan system tumpang sari tidak perlu naungan, misalnya tumpang sari dengan pohon kelapa
· Bibit dipindahkan ke lapangan sesuai dengan jenisnya, untuk kakao Mulia ditanam setelah bibit umur 6 bulan, Kakao Lindak umur 4-5 bulan
· Penanaman saat hujan sudah cukup dan persiapan naungan harus sempurna. Saat pemindahan sebaiknya bibit kakao tidak tengah membentuk daun muda (flush)
3. Pemeliharaan Tanaman
· Penyiraman dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore) sebanyak 2-5 liter/pohon
· Dibuat lubang pupuk disekitar tanaman dengan cara dikoak. Pupuk dimasukkan dalam lubang pupuk kemudian ditutup kembali.
· Pemangkasan ditujukan pada pembentukan cabang yang seimbang dan pertumbuhan vegetatif yang baik. Pohon pelindung juga dilakukan pemangkasan agar percabangan dan daunnya tumbuh tinggi dan baik.
Nah silahkan mencoba cara penanaman dan perawatan kakaodiatas, semoga bermanfaat.

CARA PEMBIBITAN TANAMAN MELON

Melon adalah buah yang banyak digemari masyarakat,, haraganya pun lumayan sehingga banyak menguntungkan para petani melon… untuk menanam melon ada beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya cara pembibitan nya.. berikut adalah cara pembibitan melon yang baik.. silahkan membaca dibawah ini

Pembuatan Media Semai
Siapkan Natural GLIO : 1-2 kemasan Natural GLIO dicampur dengan 50-100 kg pupuk kandang untuk lahan 1000 m2. Selanjutnya didiamkan + 1 minggu di tempat yang teduh dengan selalu menjaga kelembabannya dan sesekali diaduk (dibalik).
Campurkan tanah halus (diayak) 2 bagian/2 ember (volume 10 lt), pupuk kandang matang yang telah diayak halus sebanyak 1 bagian/1 ember, TSP (± 50 gr) yang dilarutkan dalam 2 tutup POC NASA, dan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakkan dalam pupuk kandang 1-2 kg . Masukkan media semai ke dalam polybag ukuran 8x10 cm sampai terisi hingga 90%.

Teknik Penyemaian dan pemeliharaan Bibit
Rendam benih dalam 1 liter air hangat suhu 20-250C + 1 tutup POC NASA selama 8-12 jam lalu diperam + 48 jam. Selanjutnya disemai dalam polybag, sedalam 1-1,5 cm. Benih disemaikan dalam posisi tegak dan ujung calon akarnya menghadap ke bawah. Benih ditutup dengan campuran abu sekam dan tanah dengan perbandingan 2:1. Kantong persemaian diletakkan berderet agar terkena sinar matahari penuh sejak terbit hingga tenggelam. Diberi perlindungan plastik transparan yang salah satu ujungnya terbuka.
Semprotkan POC NASA untuk memacu perkembangan bibit, pada umur bibit 7-9 hari dengan dosis 1,0-1,5 cc/liter. Penyiraman dilakukan dengan hati-hati secara rutin setiap pagi.
Bibit melon yang sudah berdaun 4-5 helai atau tanaman melon telah berusia 10-12 hari dapat dipindahtanamkan dengan cara kantong plastik polibag dibuka hati-hati lalu bibit berikut tanahnya ditanam pada bedengan yang sudah dilubangi sebelumnya, bedengan jangan sampai kekurangan air.

nah demikian tadi cara pembibitan melon, semoga bisa bermanfaat bagi yang membacanya.. silahkan mencoba..

Kamis, 24 Januari 2013

TIPS CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM

TIPS CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM



jamur tiram... adalh jenis jamur yang diminati bnyak konsumen... harganya mahal.. sehingga prospek budidaya jamur ini pun menjanjikan.. selain itu umur dalam pemanenan juga relatif singkat.. 

“Jamur tiram cukup toleran terhadap lingkungan dan dapat dijadikan sebagai pekerjaan pokok maupun pekerjaan sampingan,” kata Krisnadi, petani jamur tiram Pontianak.
Diversifikasi produk jamur tiram cukup banyak dapat bentuk segar, kering, kaleng, serta diolah menjadi keripik, pepes, tumis, dan nugget.


Rantai budidaya jamur tiram dimulai dari; serbuk gergaji, pengayakan, pencampuran, sterilisasi, inokulasi, inkubasi, spawn running, growing, dan pemanenan.
Krisnadi kemudian menjelaskan secara rinci mengenai budidaya jamur tiram. Untuk media tanamnya dapat berupa serbuk kayu (gergajian), jerami padi, alang-alang, limbah kertas, ampas tebu dan lainnya.


Sebagai campuran dapat ditambahkan bahan-bahan lain berupa bekatul (dedak) dan kapur pertanian dengan perbandingan 80:15: 5. Media dimasukkan dalam plastik polypropilen dan dipadatkan kemudian diseterilisasi selama 10-12 jam.


“Sterilisasi bertujuan untuk menekan pertumbuhan mikrobia lain yang bersifat antagonis dan menjadi penghambat pertumbuhan bagi tanaman induk dalam hal ini jamur tiram,” katanya.


Sterilisasi dapat dilakukan dengan cara memanaskan baglog dengan uap panas selama 8-12 jam pada suhu ± 95 °C. Setelah sterilisasi selesai, baglog didinginkan dalam ruangan tertutup selama 24 jam untuk menghindari kontaminasi baglog.


Tahapan selanjutnya adalah proses inok ulasi. Inokulasi adalah proses penularan miselium dari bibit (F3) ke media tanam. Proses ini dilakukan dengan steril dan dalam ruang inokulasi. Mengenai bibit, sebelumnya ia mendapatkannya dari Lembang dan Jogja. “Sekarang kami sudah bisa memproduksi sendiri,” katanya.


Proses lanjutan yakni masa inkubasi yakni tahap penumbuhan miselia jamur. Proses ini memerlukan waktu kurang lebih 40 - 60 hari sampai baglog berwarna putih. Krisnadi menegaskan, suhu ruang inkubasi harus dijaga dalam kondisi yang stabil dan rendah cahaya 22- 28 °C dengan kelembaban 70 – 90 %.Setelah baglog berwarna putih merata, kemudian dipindahkan ke kumbung. Biasanya, umur baglog yang dipindahkan telah mencapai 40 hari.


Proses penumbuhan tubuh buah diawali dengan membuka ujung baglog untuk memberikan 02 pada tubuh buah jamur. Biasanya 7 -14 hari kemudian, tubuh buah akan tumbuh.
Setelah 7-30 hari sejak penyobekan baglog akan tumbuh tubuh buah yang terus mernbesar hingga mencapai pertumbuhan optimal yang siap dipanen (3-4 hari).
Kata Krisnadi, selama masa pemeliharaan suhu dan kelembaban udara harus dijaga dengan baik pada kisaran suhu 20 - 22 °C dan kelembaban 95 - 100 %, dengan cara pengembunan kumbung.


“Panen pertama 30 hari sejak penyobekan baglog, sedangkan pemanenan berikutnya setiap 10-14 hari. Tubuh buah yang sudah siap panen harus segara panen agar kualitas jamur baik,” katanya.


masalah pemanenan
Kata dia, segera bersihkan jamur dari kotoran yang menempel pada tubuh buah jamur. Hal itu bertujuan untuk menjaga daya tahan produk.
“Jamur tiram segera disimpan dalam freezer agar tahan dalam waktu 1 sampai dua minggu,” katanya. Sementara untuk produk jamur kering, dilakukan penjemuran di bawah sinar matahari selama kurang lebih 5 hari.

nah selamat mencoba

Rabu, 19 Desember 2012

Tanaman Sayuran yang Dapat Ditanam di Kebun Rumah

Tanaman Sayuran yang Dapat Ditanam di Kebun Rumah

sayuran

Bertanam sendiri sayur mayur di halaman rumah anda adalah cara yang sangat ideal untuk memenuhi nutrisi dan gizi keluarga anda. Selain menghemat anggaran juga dipastikan bebas bahan kimia dan pestisida.

Jika anda adalah pemula dalam bercocok tanam, berikut ini adalah beberapa jenis sayuran yang mudah untuk tumbuh berkembang dengan mudah, sehingga kebun sayuran anda akan tampil lebih semarak dan menyehatkan.

Selada
Menurut penelitian dari Clemson University, selada adalah jenis sayuran yang sangat mudah tumbuh di kebun. Jenis yang sering ditanam adalah yang berdaun hijau dan merah, cocok untuk salad, sandwich, ataupun pelengkap hidangan lauk. Selada memiliki khasiat yang baik dalam menjaga keseimbangan tubuh karena kaya akan mineral, iodium, fosfor, besi, tembaga, cobalt, seng, kalsium, mangan, dan potasium.

Tomat
Tomat mudah ditanam di kebun rumah karena perawatannya minimal, juga memiliki warna yang menarik untuk menghiasi kebun anda. Tanaman tomat membutuhkan pH tanah antara 6 dan 7. Tanaman ini hanya perlu disiram dua atau tiga kali seminggu.

Lobak
Tanaman lobak mudah tumbuh di lahan yang kaya akan sinar matahari. Tanaman ini dapat tumbuh dengan cepat dan bahkan siap untuk dipanen kurang dari sebulan. Penyiraman dapat dilakukan setiap beberapa hari untuk menghasilkan pertumbuhan yang optimal. Sayuran lobak kaya akan magnesium, folic acid, kalsium dan potassium.

Wortel
Wortel ditanam dari benihnya yang berupa biji. Wortel adalah tanaman subtropis yang memerlukan suhu dingin namun cukup sinar matahari. Diperlukan tanah yang subur, gembur dan kaya akan humus dengan pH 5,5 sd 6,5.

Bayam
Bayam adalah sayuran berbunga tahunan yang tumbuh subur di tanah yang kaya sinar matahari. Bayam membutuhkan ketersediaan air yang cukup untuk pertumbuhannya. Dianjurkan untuk menanam bayam di awal musim hujan atau di akhir musim kemarau.

Kacang Hijau
Menurut Dr.Leonard Perry dari Universitas Vermont, kacang hijau adalah jenis tanaman yang paling mudah tumbuh. Biji dapat ditanam pada tanah yang hangat dengan suhu 70 derajat fahrenheit. Tanaman akan tumbuh dengan cepat antara dua sampai tiga minggu kemudian. Tanaman kacang akan melakukan penyerbukan sendiri, namun untuk mencegah penyakit sebaiknya menanam benih yang baru setiap tahunnya.

Selain jenis sayuran di atas anda dapat juga bertanam jenis lainnya, seperti cabai, terung, kangkung darat, kacang panjang, pare, caesin, sawi, ketela rambat, ketimun, dll. Bila pekarangan anda sempit, bertanam sayuran dapat juga dilakukan di dalam pot.

Semoga bermanfaat.

Sumber: www.ide-rumah.blogspot.com